Bali -nya jakarta ya pulau tidung

yang datang ke sini daripada resor wisata . Kami memiliki resort seperti di Pulau Bidadari . Ketika wisatawan masuk resor , tidak memenuhi penduduk . Jika sini penginapan pulau tidung , interaksi langsung ke warga , bahkan tinggal di rumah penduduk , makan masakan warga . Ada rasa kekeluargaan , " katanya . Oleh karena itu , ia menambahkan , tempat-tempat wisata di Pulau Tidung tidak kelas atas , tapi tur bersahaja .

" Ketika saya datang ke sini , saya pikir itu akan menjadi seperti kehidupan malam Jakarta , hotel , dan modern. Hal ini masih tradisional . Sangat sederhana, tapi bagus . Ini cocok untuk orang-orang biasa di Jakarta ingin mencari suasana santai yang tidak ramai , " ujar Bittle Singh , wisatawan dari India . Berbeda lagi dengan pendapat wisatawan lokal dari Jakarta yang disebut Ailsa .

" Orang-orang di sini masih tidak terlalu komersial . Jadi , sebagai wisatawan tidak merasa terlalu diperas , " katanya . Dengan anggaran yang terbatas , wisatawan dapat menikmati penarikan wisata bahari di Bali . " Kami ingin dia Bali Tidung sebagai Kepulauan Seribu , namun dengan harga yang murah . Jika dihitung-hitung , hanya sekitar 300.000 wisatawan hanya dapat melakukan perjalanan di Tidung dua hari satu malam , harus makan , homestay , dan snorkeling, " katanya .

Harga Tidung tour pulau memang bisa murah ketika wisatawan datang dalam kelompok . Seperti sewa dan menyelam sepeda peralatan untuk menerapkan harga yang sama meskipun bagian dari penyewa yang berbeda . Sementara harga akomodasi sangat fleksibel .

" Satu ruangan dapat biaya 300.000 sampai lima orang . Tapi , jika hanya sendiri , bisa lebih murah , " kata Mahmud , salah satu warga yang mengelola penginapan. Achmad mengatakan , penduduk sangat religius Pulau Tidung . Oleh karena itu , ia menambahkan , warga awalnya menentang karena takut bahwa pariwisata akan berdampak pada moral .

" Tapi kami berusaha untuk melakukan pendekatan . Oleh karena itu , apa yang membedakan Pulau Tidung ini . Di sini tidak ada kehidupan malam . Tidak ada disko partai atau alkohol , " katanya . Hal senada diungkapkan Mahmud . Dia mengungkapkan , terkadang kendala waktu adalah wisatawan asing mengelola penginapan dengan pakaian minim .

" Kami yang terlihat begitu tidak nyaman dan malu . Sebagian besar pengunjung asing yang berpakaian terlalu terbuka , " katanya .

" Kami berkumpul dan dibakar di insinerator , tapi banyak sampah kiriman dari Jakarta , terutama selama musim hujan , " katanya . Kendala lain , menurut Ahmad , adalah ketersediaan air bersih . Lonjakan jumlah wisatawan tidak memerlukan sedikit air bersih .

Kendala lain adalah sampah . Seperti yang terlihat di seputaran Pulau Tidung dermaga pada hari Minggu . Sampah - sampah berserakan . Beberapa anak tampaknya untuk mengumpulkan sampah . Di pulau ada Tidung insinerator atau tungku pembakaran sampah .

" Jika Anda terus mengambil air tanah , rongga bawah tanah bisa kosong . Bisa berbahaya untuk Pulau Tidung . Kami masih pikir cara terbaik untuk menyediakan air bersih , " katanya . Hal lain yang menjadi perhatian adalah bahwa wisatawan yang menginjak-injak terumbu karang saat snorkling . Ke depan , beberapa pengembangan pariwisata telah direncanakan . Salah satunya adalah membuat track sepeda .

0 komentar:

Posting Komentar